Langsung ke konten utama

Turning Point





Jakarta – sudah kesekian kalinya aku singgah di ibu kota ini. Jika beberapa waktu lalu aku ditemani oleh teman – teman untuk sekedar jalan jalan di kota ini, namun sekarang beda. Aku akan memulai perjalanan baru di kota ini. Perjalanan hidup tanpa keluarga yang menemani seperti hari – hari sebelumnya. Meskipun aku memiliki saudara disini, namun aku tak ingin mereporkan mereka. Menjadi seseorang yang madiri adalah pilihanku, kawan.

Lama tinggal di kota tercinta, Gresik, menyisakan banyak kenangan yang tak terlupakan. Sejak kecil setelah pindah dari Surabaya, aku yang masih kecil tumbuh sampai sekarang di kota tercinta itu. Masa – masa bermain, belajar, berinteraksi, jatuh – bangunnya aku alami di kota itu. Aku coba satu demi satu namun belum ada hasilnya. Ikhtiar dan doa terus kami panjatkan, berharap impian itu akan menjadi kenyataan suatu saat nanti.

Perjuanganku mungkin tak seberapa. Karena dibalik itu semua ada doa dan dukungan dari ibuku tercinta. Beliau yang selalu mendukung, mendoakan dan menumbuhkan rasa optimisme kepadaku. Baik disaat aku diatas maupun berada di titik terendah. Beliau yang selalu setia mendukungku dan selalu yakin suatu saat nanti aku bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga.

Terkadang apa yang kita jalani tak sejalan dengan yang kita harapkan. Namun satu yang pasti, kita senantiasa harus mesyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Karena dengan begitu kita memiliki semangat untuk terus maju dan berusaha lebih baik lagi.

Perlahan, harapan itu datang juga. Pada suatu kesempatan, aku dan temanku mencoba melamar pekerjaan di salah satu perusahaan BUMN. Kebetulan lokasi tesnya tidaklah jauh, di Surabaya. Saya mencoba sekali lagi. Saya pun menghadapi serangkaian tes. Satu demi satu, tahapan demi tahapan telah saya lalui. Harapan dan doa selalu hadir diantara tahapan itu. Dengan penuh keyakinan kami berusaha melakukan yang terbaik. Itu semua saya lakukan untuk membahagiakan ibu, sesederhana itu bagiku.

Hingga pada akhirnya setelah semua tahapan kami lalui, tiba saatnya untuk tes wawancara. Alhamdulillah saya lolos ke tahapan tersebut. Aku pun mengajak ibuku ke Jakarta. Semoga dengan kehadiran ibu aku bisa tenang dan yakin dengan semua yang ku lalui ini, karena semua tentu atas izin Allah SWT. 

Alhamdulillah, satu hari yang panjang telah kami lalui. Semoga aku bisa memberikan yang terbaik untuk ibu dan keluargaku. Selang dua minggu setelah tes tadi, tibalah pengumuman yang lolos sehingga berhak mengikuti tes terakhir yaitu tes kesehatan. Alhamdulillah aku lolos tahapan itu, sehingga tinggal tersisa tes kesehatan. Bismillah. 

Awalnya aku ragu. Karena kebetulan BUMN ini adalah BUMN konstruksi, sehingga banyak membutuhkan personil di project. Sedangkan aku tak ingin meninggalkan keluarga dirumah, apalagi ibuku. Aku sempat bingung dan tak tahu harus bagaimana. Tapi ibu mendorongku untuk maju, kejar mimpi itu. Apa yang seharusnya aku lakukan ?

Namun berkat dorongan dan doa dari ibu aku coba untuk terima pekerjaan itu. Alhamdulillah saat pengumuman penempatan kerja, aku diberi kesempatan untuk OJT di kantor pusat, Jakarta. Semoga ini menjadi awal yang baik dan keluarga. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembalasan Terbaik

Pembalasan terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik Mungkin banyak dari kita yg pernah mengalami jatuh bangun dalam kehidupan. Berbagai persoalan terkadang datang silih berganti. Seolah – oleh mereka ingin menguji “kedewasaan” kita dalam menjalani kehidupan ini. Namun butuh perjuangan dan mental yang kuat untuk bangun dan terus berusaha lebih baik lagi. “Berusaha lebih baik lagi “ itu adalah kalimat yang sering kita dengar atau mungkin tak jarang kita ucapkan dalam hati dan pikiran, untuk membangun kembali rasa percaya diri yang sempat jatuh dan membangun optimistis dalam hidup kita. Kalimat itu juga merupakan bahan renungan atau bahkan introspeksi diri agar lebih bijak dalam melangkah, sehingga kita tidak jatuh pada lubang yang sama. Kegagalan demi kegagalan itulah yang memberi kita pengalaman berharga. Tiap hari, tiap waktu yg kita lewati adalah ujian. Suka dan dukanya adalah ujian dari Sang Pencipta untuk menguji hamba – Nya. Bagi yang mengalamai kesulitan atau ...

Holland....!!!

Selamat berpetualang, next stop  Netherlands

Merapi Tak Pernah Ingkar Janji

Itu adalah tagline dari kawasan wisata Gunung Merapi di Jogjakarta. Kawasan ini seolah - olah berubah menjadi tempat yang mengerikan beberapa tahun silam. Mengingat kejadian yang dialami oleh warga di sekitarnya. Merapi yang dulu tenang mendadak menjadi menakutkan. Namun kejadian itu telah berlalu dan kini merapi telah berubah menjadi salah satu objek wisata yang patut dikunjungi di Jogjakarta.  Taman Nasional Gunung Merapi adalah sebuah taman nasional yang terletak di Jawa bagian tengah. Secara administrasi kepemerintahan, wilayah taman nasional ini masuk ke dalam wilayah dua provinsi, yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta. Saya kesana bersama rombongan dari Sekolah. Perjalanan di mulai pagi hari, kami tiba disana siang hari. Kami disambut hawa sejuk nan dingin khas pegunungan. Meskipun merapi telah erupsi, namun hawa sejuknya masih terasa.  Saat tiba disana, kami sudah disambut dengan puluhan Jeep yang sudah menunggu lama. Kami beserta rombongan pun tak sabar ...